Mengenal Variasi UI Sistem Operasi Android dari Berbagai Pabrikan Smartphone
Siapa disini yang tidak mengenal Android? Nah, sistem operasi yang dikembangkan oleh Google ini merupakan sistem operasi yang sangat populer digunakan oleh masyarakat luas dan kini menjadi saingan kuat dari sistem operasi buatan Apple yaitu iOS.
Dikarenakan pengembangan sistem operasi ini yang sifatnya open source alias terbuka (artinya pihak manapun bisa terlibat secara langsung dalam pengembangannya), banyak pabrikan ponsel terkenal ikut mengembangkan dan memodifikasi sistem operasi ini sehingga muncullah berbagai macam varian sistem operasi Android. Karena itu tidak heran tampilan dan fitur-fitur yang terdapat pada ponsel Android yang dirilis oleh Google berbeda dengan ponsel Android yang dikeluarkan oleh vendor lain.
Nah, pada artikel ini saya akan membahas beberapa varian sistem operasi Android yang dirilis oleh berbagai pabrikan ponsel terkenal.
Vivo Funtouch OS
Funtouch OS merupakan salah satu varian sistem operasi Android yang digunakan Vivo sebagai "otak" ponsel-ponselnya. Dari segi penampilan, varian ini lebih mirip iOS. Kemiripan tampilan ini bisa dilihat sejak pertama. Mulai dari bentuk ikon dan folder, homescreen tanpa Google Search, notification center, berganti aplikasi (multi-tasking), sampai bentuk halaman Setting. Bahkan varian buatan Vivo ini memiliki control center yang bisa di-swipe dari bawah, tidak sama seperti panel pengaturan cepat biasa yang berada bersama notifikasi. Aplikasi bawaan seperti Kalkulator dan Kalender juga dibuat mirip seperti aplikasi Kalkulator dan Kalender bawaan iOS.
- Game mode — Meningkatkan pengalaman bermain game, tidak memunculkan notifikasi dari aplikasi terpilih.
- Wallpaper & Fonts — Pilih tema, wallpaper atau fonts sesuai keinginan.
- Smart Motion — Mengatur gestur untuk fungsi tertentu.
- Smart Split — Menggunakan dua aplikasi bersamaan.
- Super screenshot — Berbagai pilihan mode screenshot.
- Wi-Fi Display — Membagi tampilan ke perangkat media lain (TV, proyektor, dll).
- App Clone — Menggunakan aplikasi dengan akun lain.
- Smart Click — Menggunakan tombol fisik volume untuk tindakan tertentu.
- Picture-in-picture — Menampilkan jendela kecil yang memutar video di homescreen.
- Eye Protection — Blue light filter untuk mengurangi beban di mata.
Oppo ColorOS
ColorOS adalah variasi Android buatan Oppo yang utamanya digunakan untuk produk ponselnya. Desain visualnya tidak mengikuti Material dan sebaliknya cenderung pada desain yang mendekati desain Holo terang.
Di versi terbarunya yaitu ColorOS 11, Oppo mengklaim mempertahankan fitur-fitur Android Stock, dan menambah UI Customization khusus bagi pengguna Oppo. Berikut beberapa fitur barunya.
- User Interface Customization. Fitur ini memberikan ruang bagi pengguna untuk mengatur sendiri tema, wallpaper, Always-On Display, font, ikon, dan nada dering. Ada juga peningkatan mode gelap dari Android Stock yang memiliki tiga skema warna dengan beberapa tingkatan kontras.
- Oppo Relax 2.0. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat white noise mix mereka sendiri. White noise mix adalah kombinasi suara yang menyamarkan kebisingan di lingkungan sekitar. Fitur ini juga menawarkan aneka koleksi suara.
- Three Finger Translate. Fitur ini didukung oleh Google Lens dan menajdi fitur pertama yang dirancang Oppo bersama Google. Three-Finger Translate bisa menangkap dan menerjemahkan teks melalui screenshot yang diambil dengan usapan tiga jari di layar.
- FlexDrop. Flexdrop disebut akan mendukung kegiatan multitasking pada smartphone. Seperti menonton video sambil mengetik chat secara bersamaan. Pengguna juga bisa beralih di antara aplikasi dan mengontrol perangkat smart home melalui Device Control, tanpa harus mengunduh aplikasi baru.
- New Privacy System. ColorOS 11 menggabungkan fitur privasi yang dibawa Android Stock yang baru. Sistem Privasi membuat sebuah sistem terpisah, di mana versi kedua aplikasi dan data berjalan independen dari aslinya, dan hanya bisa diakses melalui pemindai sidik jari atau password terpisah.
- UI First 2.0.F itur ini diklaim bisa mengatasi kelambatan pada ponsel. UI First 2.0 menggabungkan mesin lag-reduce milik Oppo dengan Quantum Animation. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan RAM sebesar 45 persen, memperbaiki tingkat respons hingga 32 persen, dan kecepatan frame rate sebesar 17 persen.
- Battery Improvement. Oppo menambahkan dua fitur baru untuk menunjang performa baterai yaitu Super Power Saving Mode (menjalankan hingga enam aplikasi penting saja pada saat daya baterai dalam kondisi kritis) dan Battery Guard (menjeda pengisian daya baterai ketika daya baterai terisi 80% di malam hari dan melanjutkan pengisian ketika pengguna bangun pagi).
- AI App System. Fitur ini akan mempelajari perilaku pengguna dan kemudian akan mempersiapkan aplikasi yang paling sering digunakan untuk mengurangi waktu loading.
- App Locking. ColorOS 11 juga memiliki fitur shortcut baru di App Lock yang memungkinkan pengguna mengunci aplikasi dengan password, sidik jari, atau pemindai wajah.
OnePlus OxygenOS
OxygenOS adalah salah satu varian sistem operasi Android yang dikembangkan oleh OnePlus. OxygenOS menghadirkan semua kustomisasi dan fitur yang sangat berguna yang bisa dinikmati oleh pengguna perangkat smartphone seri OnePlus One. Tak hanya itu, OS tersebut juga dilengkapi dengan beberapa fungsi gestures, pengaturan cepat (quick setting) dan File Manager yang merupakan fitur-fitur penting di Android.
Secara fitur, bisa dibilang nyaris sama dengan fitur-fitur standar bawaan Android. Namun demikian, ada beberapa fitur bawaan yang dibawa oleh OxygenOS ini. Salah satunya adalah fitur Always On Display. Zen Mode, Smart Gallery, Voice Note, dan OnePlus Switch.
Samsung One UI
One UI merupakan varian sistem operasi Android yang dibuat oleh Samsung. One UI ini dikembangkan sejak perilisan Android 9 (Android Pie) dan merupakan suksesor dari varian sebelumnya yaitu Samsung Experience UX dan Touchwiz UI.
Secara tampilan One UI menampilkan elemen utamanya di bagian tengah layar dan teks headernya dibuat lebih besar (sama seperti OxygenOS). Hal ini bertujuan agar pengguna bisa berinteraksi dengan tampilannya secara langsung ketika menggunakan satu tangan.
Fitur yang dibawa oleh One UI diantaranya adalah Secure Folder by Knox, Game Launcher, Edge Screen, Device Care, Good Lock Module Support, Motions and Gestures, dan Improved Navigation Gestures.
Asus ZenUI
ZenUI adalah varian yang dikembangkan oleh pabrikan Asus dan merupakan kelanjutan dari varian Asus sebelumnya yang diberi nama Asus WaveShare UI. Asus ZenUI mulai dikembangkan sejak perilisan Android 4.3 (Android Jelly Bean)
Fitur yang dibawa oleh ZenUI antara lain Smart Saving, Do It Later, Movie Studio, Omelet Chat, Party Link, Mirror App, PC Link, Quick Memo, Remote Link, Share Link, Splendid, SuperNote, Asus WebStorage, Asus What's Next, My Asus, dan Audio Wizard.
Xiaomi MIUI
MIUI adalah varian antarmuka berbasis Android yang dikembangkan oleh Xiaomi. MIUI mencakup berbagai fitur yang tidak tersedia dalam stok Android termasuk dukungan tema yang menarik.
Dalam pembaruan MIUI 12.5, ada beberapa aplikasi bawaan (bloatware) yang dapat dihilangkan, di antaranya yaitu Mi Calculator, Notes App, Weather, Compass, Scanner, dan Mi Recorder. Sementara itu, ada tiga aplikasi bawaan lainnya yang kini bisa disembunyikan seperti Mi Music, Themes, Mi Video, Downloads, dan Mi File Manager.
Soal keamanan, MIUI 12.5 membawa mekanisme baru untuk meningkatkan privasi pengguna, seperti kontrol lebih banyak terhadap akses aplikasi untuk melindungi privasinya.
Ada juga fitur "Super Wallpaper" yang bisa dipakai pengguna untuk menghiasi latar belakang (background) ponsel dengan gambar bertemakan pegunungan, seperti Siguniang Mountain, Shipwreck Bay, dan Blade’s Edge Mountain.
Huawei EMUI
EMUI, sebelumnya dikenal sebagai Emotion UI, adalah antarmuka pengguna khusus berbasis Android yang dikembangkan oleh Huawei untuk perangkat selulernya. Versi rebranded-nya, Magic UI, sudah diinstal sebelumnya pada beberapa smartphone Huawei Honor. Versi terakhir dari EMUI adalah EMUI 11 yang berbasis Android 11. Setelah mengembangkan EMUI 11, Huawei akan berfokus pada pengembangan sistem operasi buatan Huawei sendiri yaitu Harmony OS berhubung adanya larangan dari pemerintahan Amerika Serikat.
Beberapa fitur yang dibawa oleh EMUI versi terbaru ini yaitu MeeTime, Multi Screen Collaboration, AI Subtitles, Metadata Remover, Hidden Album, dan Safety Casting.
Penutup
Itu dia tadi beberapa varian sistem operasi Android dari berbagai pabrikan ponsel terkenal beserta beberapa fitur-fiturnya. Bisa dilihat bahwa masing-masing varian ini membawa berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dan ini tentu saja membuat persaingan masing-masing varian menjadi lebih menarik karena begitu banyaknya fitur yang akan diperkenalkan nantinya oleh varian-varian tersebut seiring dengan berkembangnya sistem operasi Android itu sendiri.
Semoga bermanfaat 😊🙏














Komentar
Posting Komentar
Ingat, pastikan kalian berkomentar dengan baik dan sopan. Komentar yang bersifat mengganggu atau spam akan dihapus. Terima kasih 😊🙏