DuckDuckGo, Browser Web Unik yang Peduli pada Privasi Pengguna

Setiap hari, kita pasti selalu menghabiskan waktu online kita menggunakan browser internet (terutama saat menggunakan PC atau Laptop). Dimana pun dan kapanpun, aktivitas online kita akan selalu didominasi oleh kegiatan yang dilakukan secara online.

Sejak wabah Corona merebak, kita dihadapkan dengan fenomena WFH (Work from home), yang dimana sesuai namanya, akibat penyebaran virus ini, kita diharuskan untuk melakukan aktivitas pekerjaan ataupun pendidikan kita melalui kegiatan secara online seperti video meeting dengan aplikasi Zoom atau Google Meet misalnya.

Disamping itu, Google Chrome merupakan salah satu aplikasi browser web yang paling sering melekat di para pengguna perangkat apapun (entah itu Windows, Android, dan Mac OS — iOS biasanya memakai Safari). Selain karena penggunanya yang cukup banyak (termasuk pengguna Chrome OS, sistem operasi berbasis Web dari Google yang sama sama memakai Linux, seperti halnya Android), Google Chrome merupakan "barang wajib ada" yang diinstal oleh para pengguna PC atau Laptop meskipun mereka sudah punya Microsoft Edge yang padahal menggunakan basis yang sama seperti Google Chrome (Chromium). Google Chrome juga sudah menjadi built-in browser di semua perangkat Android.

Tetapi...

Namun, tentu saja hal yang paling diutamakan dari itu semua adalah PRIVASI PENGGUNA. Ya, perusahaan teknologi besar seperti Google juga sering beberapa kali terlibat dalam isu ini.

Menurut artikel dari Wikipedia, Kerahasiaan pribadi atau privasi (bahasa Inggris: privacy) adalah kemampuan satu atau sekelompok individu untuk menutup atau melindungi kehidupan dan urusan personalnya dari publik, atau untuk mengontrol arus informasi mengenai diri mereka. Privasi kadang dihubungkan dengan anonimitas walaupun anonimitas terutama lebih dihargai oleh orang yang dikenal publik. Privasi dapat dianggap sebagai suatu aspek dari keamanan.

Karena itu, tidak heran privasi juga merupakan satu-satunya hal yang wajib dijaga oleh setiap penggunanya. Apalagi mengingat kita sering membagikan data seperti lokasi, data diri, dan lain-lain ke beberapa layanan (terutama layanan sosial media) dengan alasan "untuk meningkatkan pengalaman pengguna". Makanya tidak heran beberapa perusahaan teknologi besar (termasuk Google sendiri) mulai menawarkan berbagai pengaturan privasi di browser merek, supaya aktivitas internet mereka tetap terjaga.

Mengenal DuckDuckGo

Tapi, belakangan ini ada satu perusahaan teknologi lainnya yang mungkin sedikit "asing" di telinga kalian, yaitu DuckDuckGo. Ya, perusahaan ini juga meluncurkan aplikasi browser buatan mereka sendiri yaitu DuckDuckGo Private Browser.

Tidak seperti browser kebanyakan, DuckDuckGo benar-benar mengandalkan privasi penggunanya. Saat pertama kali pemakaian saja kita tinggal langsung pakai aja tanpa perlu harus login sana sini. Mesin pencari bawaannya saja merupakan mesin pencari yang bersifat incognito (rahasia) sehingga kita tidak perlu merasa dilacak (di-tracking) saat melakukan pencarian web.

Lantas, apa itu DuckDuckGo? DuckDuckGo (DDG) adalah mesin pencari internet yang menekankan pada perlindungan privasi pencari dan digunakan untuk menghindari gelembung filter hasil pencarian yang dipersonalisasi. DuckDuckGo tidak menampilkan hasil pencarian dari ladang konten. DuckDuckGo menggunakan berbagai API situs web lain untuk menampilkan hasil pencarian yang cepat untuk kueri dan untuk tautan tradisional, DuckDuckGo menggunakan bantuan mitranya (terutama Bing) dan perayapnya sendiri. Dan bahkan, karena bersifat anonim, tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak orang yang menggunakan DuckDuckGo.

Hasil pencarian DuckDuckGo adalah kompilasi dari "lebih dari 400" sumber menurut mereka, termasuk Bing, Yahoo! Search BOSS, Wolfram Alpha, Yandex, dan perayap webnya sendiri (DuckDuckBot); tetapi tidak ada yang berasal dari Google. DuckDuckGo juga menggunakan data dari situs-situs crowdsource seperti Wikipedia, untuk mengisi kotak panel pengetahuan di sebelah kanan hasil pencarian.

Sementara itu, DuckDuckGo Private Browser adalah peramban web berorientasi privasi yang tersedia untuk iOS dan Android; peramban ini menggunakan WebView (Blink) di Android dan WebKit di iOS. DuckDuckGo Private Browser secara otomatis memblokir pelacak web dan meningkatkan koneksi HTTP yang tidak aman ke HTTPS. Versi Android memiliki fitur yang disebut Perlindungan Pelacakan Aplikasi, yang ketika diaktifkan akan memblokir pelacak pada aplikasi Android lainnya. DuckDuckGo Private Browser dilisensikan di bawah lisensi Apache 2.0.

Untuk perangkat Mac OS, DuckDuckGo memilih untuk menggunakan mesin rendering WebKit yang mendukung peramban Safari Apple daripada fork dari mesin rendering tersebut yang disebut Blink yang digunakan oleh Chromium, Opera, dan Brave. Beah Burger-Lenehan, manajer produk untuk aplikasi Mac menyatakan: "Kami membangun segala sesuatunya dari awal. Jadi, selain rendering, semua kode adalah milik kami - ditulis oleh para insinyur DuckDuckGo dengan mengutamakan privasi, keamanan, dan kesederhanaan. Ini berarti kami tidak memiliki kekacauan dan kekacauan yang telah terakumulasi dalam browser selama bertahun-tahun, baik dalam kode maupun desain, sehingga memberikan Anda tampilan dan nuansa modern serta kecepatan yang lebih cepat."

Ujicoba DuckDuckGo di Android

Pada DuckDuckGo di Android, ada beberapa fitur yang menjadi sorotan saat saya menggunakan browser ini. Diantaranya adalah Fireproof, yang menghapus berbagai tracker pada situs web. Kemudian ada Duck Address, yang menyamarkan alamat email kita dengan membuat sebuah alamat email dengan domain @duck.com. Ada juga App Tracking Protection, yang menggunakan fitur VPN di Android untuk melindungi kita dari pelacak di situs web saat menggunakan aplikasi tertentu.



Selain itu, ada beberapa pop-up dari aplikasi DuckDuckGo yang memberitahukan kita apabila kita mengakses beberapa website tertentu dengan notifikasi bahwa pelacak pada website yang kita akses akan diblokir fitur tracker-nya. Dan ada juga pop-up yang menginformasikan bahwa pencarian yang kita lakukan dengan browser ini akan bersifat anonim.




Kita juga dapat mengecek status pemblokiran tracking dari suatu situs web dengan mengetuk ikon perisai di kiri atas. Dan yang paling menarik, kita bisa menghapus semua data dari situs web hanya dengan mengetuk ikon Fireproof (ikonnya bergambar api di pojok kanan, dekat address bar) sembari disajikan animasi api yang unik.


Penutup

Oke, itu dia tadi pembahasan dan sedikit review singkat mengenai DuckDuckGo. Jika kalian tertarik untuk mencobanya, kalian bisa buka DuckDuckGo dari dengan mengklik link dibawah

Buka DuckDuckGo

Semoga bermanfaat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fix Error Process Signal 9 di Termux Android 12

Bing AI (Microsoft Copilot) di Google Chrome? BISA!

Mau Cari Wallpaper? Disini Tempatnya!