DeepL Translate, Aplikasi Penerjemah yang (Katanya) Lebih Powerful dari Google Translate

Kalian pasti pada saat hendak mengerjakan tugas sekolah atau kuliah dalam bahasa asing (termasuk saya pribadi yang saat postingan blog ini diketik, sedang menempuh pendidikan di bangku perkuliahan jurusan Bahasa Inggris) menggunakan bantuan aplikasi bernama Google Translate. Ya, aplikasi ini merupakan aplikasi penerjemah nomor Wahid yang hampir tersedia di semua smartphone Android dan juga iOS dan sekaligus menjadi pertolongan pertama dalam mengerjakan tugas bahasa asing, terutama Bahasa Inggris.

Tapi ya, tentu sekali lagi namanya juga aplikasi terjemahan buatan manusia, pasti dong hasil terjemahannya terkadang bakalan ngaco alias tidak akurat sama sekali. Makanya banyak orang yang menyarankan agar kita jangan terlalu terpaku pada hasil terjemahan dari Google Translate.

Nah, setelah beberapa waktu lalu saya sempat membagikan tips cara memperbaiki teks hasil terjemahan dari Google Translate dengan menggunakan website Grammarly, kini ada satu lagi aplikasi penerjemah yang (kata para reviewer di sosmed) lebih baik dari Google Translate. Affh iyh guys?

Oke, tanpa ngebacot lebih lanjut, langsung saja kita check it out!

Say Hello to DeepL Translate!

Aplikasi yang dimaksud disini adalah aplikasi bernama DeepL Translate. Aplikasi ini (hingga postingan ini dibuat) mampu menerjemahkan teks hingga 29 bahasa termasuk bahasa Indonesia.

Beberapa fitur unggulan yang terdapat pada aplikasi ini antara lain:

  • Menerjemahkan teks ke dalam 29 bahasa berbeda.
  • Fitur deteksi cepat, yang memungkinkan proses penerjemahan langsung dieksekusi saat pengguna mengetikan suatu kata.
  • Kualitas terjemahan yang lebih baik, salah satu fitur unggulan dari DeepL Translate, yang dimana developer dari aplikasi ini mengklaim bahwa hasil terjemahannya menggungguli aplikasi sejenis dengan perbandingan kualitas terjemahan 3:1.
  • Terjemahan alternatif, fitur ini juga dijadikan sebagai fitur unggulan sekaligus fitur kunci dari aplikasi ini, yang dimana saat menerjemahkan aplikasi ini akan menyediakan beberapa alternatif terjemahan yang berbeda untuk frasa yang lebih singkat.

Test Drive DeepL Translate

Oke, buat yang mau mencobanya, langsung saja kalian masuk ke situs web resmi dari DeepL Translate, atau kalian dapat mendownload aplikasinya dari link ini. Pada contoh kali ini saya akan mempraktekkan penggunaannya dari aplikasi.


Setelah terinstal, tampilan aplikasinya terlihat seperti ini. Cukup sederhana dan tidak banyak yang istimewa.


Sekarang, mari kita coba salin salah satu teks random dari internet untuk diterjemahkan menggunakan DeepL Translate ini guys.

Cukup ketikkan pada kotak Type here or paste to translate, atau setelah kalian menyalin satu teks random, klik tombol Paste.

Hasilnya bisa kalian lihat pada screenshot dibawah dan bisa kalian bandingkan langsung dengan hasil dari aplikasi Google Translate. Teks yang saya ambil merupakan teks dari dua paragraf pertama dari salah satu postingan blog ini guys. Terlihat dari susunan penulisan kalimat hasil terjemahannya, teks terjemahan yang dihasilkan oleh DeepL Translate memang terlihat lebih baik daripada teks terjemahan dari Google Translate.



Membandingkan Tata Bahasa DeepL Translate & Google Translate

Sekarang, untuk membuktikan omongan para reviewer di luar sana. Saya mencoba membandingkan penulisan tata bahasa (grammar) menggunakan situs web Grammarly. Dan ini dia hasilnya:


Hasil pemeriksaan menggunakan DeepL Translate


Hasil pemeriksaan menggunakan Google Translate

Dari hasil diatas terlihat bahwa meskipun penyusunan kalimat dari DeepL terbilang rapi dan lebih baik, namun penyusunan tata bahasa (grammar) dari teks hasil terjemahan DeepL memiliki 3 kesalahan penulisan (tidak termasuk 5 saran Premium dari Grammarly).

Sementara itu, Google Translate meskipun dari penyusunan bahasanya terbilang tidak sebagus DeepL Translate, tetapi Grammarly hanya menemukan satu kesalahan penulisan (tidak termasuk satu saran dari Grammarly versi Premium). Sehingga penyusunan tata bahasa (grammar) di Google Translate masih lebih baik dibandingkan dengan DeepL Translate.

Terjemahan Alternatif

Fitur lainnya yang diunggulkan pada aplikasi ini adalah terjemahan alternatif, yang dimana saat kita menerjemahkan kalimat tertentu, selain menampilkan hasil terjemahannya, beberapa terjemahan alternatif juga akan ditampilkan.


Seperti pada contoh di atas, kalimat "I'm busy right now" (Saya sedang sibuk sekarang) yang merupakan hasil terjemahan dari DeepL Translate memiliki tiga alternatif yang berbeda.

Kesimpulan dan Penutup

Secara penulisan, DeepL Translate memilliki hasil penyusunan kalimat terjemahan yang lebih baik dibandingkan dengan Google Translate. Walaupun dari hasil pemeriksaan tata bahasa dengan menggunakan website Grammarly menampilkan lebih banyak kesalahan penulisan tata bahasa, namun itu semua tergantung dari banyaknya kalimat hasil terjemahan yang dihasilkan oleh DeepL Translate. Overall, baik DeepL maupun Google keduanya bisa dibilang dapat menghasilkan terjemahan yang bagus, walaupun secara penyusunan kalimat DeepL Translate masih lebih baik, tetapi Google dengan dukungan penggunanya yang lebih luas tentu bisa membantu memberikan masukan pada hasil terjemahannya.

Selain itu, fitur terjemahan alternatif yang ada di aplikasi ini menjadi pembeda tersendiri dari Google Translate. Yang dimana kita bisa lebih fleksibel saat menentukan hasil terjemahan sesuai dengan keinginan kita.

Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian memilih DeepL ata tetap pakai Google Translate?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fix Error Process Signal 9 di Termux Android 12

Bing AI (Microsoft Copilot) di Google Chrome? BISA!

Mau Cari Wallpaper? Disini Tempatnya!